Hari itu tepatnya tanggal 19 desember 2014 ku branikan diri berangkat ke pulau borneo tepatnya balikpapan untuk mengadu nasib disana. Dengan diantar 4 kawan aku berangkat ke balikpapan.pdahal aku tidak punya sanak saudara ataupun keluarga di sana. Yang ku lakukan ini hanyalah bermodalkan nekat.ketika itu peswat yg aku naiki adalah pesawat sriwijaya air. Smpai di bandara sepinggan aku bingung. Harus kmna aku brjalan. Akhirnya aku mencoba mlngkah kan kaki ku ke suatu masjid yang jaraknya sekitar 1 km dari bandara.
"Bandara Sepinggan dari atas bukit "
Smpai disana aku menyempatkab diri untuk beribibadah sholat isya'. Setelah sholat selsai, aku msih bngung kembali harus kmna aku berjalan. Akhirnya aku bertanya pd seorang bapak-bapak takmir masjid untuk menyakn di mna jalan arah ke kota balikpapan. Ketika aku mau keluar dari masjid tiba-tiba hujan dateng, dan akhirnya kusempatkan untuk beristirahat sejenak di masjid tersebut. Kemudian setelah hujan selsai aku berjalan ke arah jalan utama , untuk nenuju jalan utama jaraknya lumayan dekat namun medan nya sangat terjal karena terkena guyuran hujan, smpai-sampai aku tergilincir 2 kali. Tidak ada luka yang terjadi namun sepatu ,celana ,baju yang aku kenakan sdikit kotor. Smpai dijalan utama aku duduk di bawah lampu merah sekitar sekitar 15 menit, smabil duduk santai aku melihat ada pedagang kaki lima.

0 comments:
Post a Comment